tren pakaian anak laki-laki

Mengenal Bahan Pakaian Anak yang Terbaik

Sandang atau pakaian merupakan kebutuhan utama yang digunakan manusia sehari-hari. Pakaian terbuat dari berbagai bahan yang cukup nyaman digunakan. Dalam ulasan kali ini membahas mengenai bahan pakaian anak saat usia aktif.

Terutama jika berusia dibawah 1 tahun wajib memperhatikan serat yang tepat untuk bahan pakaian bayi. Misalnya bahan kaos yang adem dan menyerap keringat. Sehingga dapat terasa nyaman digunakan saat beraktifitas.

Bahan Pakaian Anak

Berikut adalah beberapa bahan pakaian anak yang saat ini beredar di pasaran:

1. Katun

Bahan pakaian anak dari kain katun merupakan salah satu bahan yang populer untuk anak perempuan. Keunggulan kain ini adalah bahan yang sejuk karena terbuat dari serat kapas. Akan tetapi mudah kusut jika anak terlalu aktif.

Banyak orangtua memilih jenis kain katun untuk baju bayi dan anak karena terasa ringan dan mudah menyerap keringan. Katun yang digunakan juga beragam seperti katun ima, katun rayon, katun paris, dan katun jepang.

2. Wolfis

Biasanya bahan pakaian dari wolfis digunakan untuk membuat pakaian muslim anak. Misalnya desain pakaian gamis dan kaftan. Bahan wolfis adalah perpaduan dari serat kain katun, kain sutera, dan kain sintetis yang sangat rapat serta halus.

Saat digunakan tidak terlihat menerawang dan terasa sejuk. Bahan tersebut lebih tebal daripada bahan kain katun biasa. Selain itu, tidak mudah kusut meskipun telah digunakan selama berjam-jam.

Untuk merawat bahan wolfis tidak boleh asal menyeterika. Anda harus memastikan menyetrika baju berbahan wolfis dengan suhu yang tidak tinggi. Pasalnya, suhu setrika yang tinggi akan merusak serat kain.

3. Spandek Jersey

Apabila anak memiliki bobot tubuh yang cukup berisi maka gunakan pakaian berbahan spandek jersey. Bahan spandek jersey sangat cocok karena memiliki serat yang elastis dan dapat mengikuti bentuk tubuh.

Disamping itu, bahan tersebut juga terasa lembut dan tidak mudah kusut saat digunakan. Alhasil, bahan tersebut lebih nyaman dan tidak menimbulkan rasa gatal pada kulit.

Menyoal warna dari bahan spandek jersey biasanya lebih awet. Bahkan, warna pakaian tetap terang dan tidak mudah pudar walaupun sering dicuci dan dipakai.

4. Rayon Bambu

Bahan pakaian dari rayon bambu cocok digunakan untuk anak-anak yang memiliki kulit sensitif dan mudah alergi. Bahan kain rayon bambu sendiri terasa sangat lembut saat digunakan karena terbuat dari serat selulosa tanaman bambu. 

Bahkan, penggunaan pakaian dari rayon bambu tahan lama hingga bertahun-tahun. Rayon bambu merupakan bahan organic alami yang dianjurkan dokter untuk anak penderita alergi maupun kulit sensitif.

Disamping itu, rayon bambu dapat menyesuaikan secara alami dengan suhu tubuh anak ketika digunakan. 

5. Linen

Bahan linen merupakan bahan kain yang menyerupai katun akan tetapi memiliki kualitas baik. Sangat mudah untuk membedakan serat linen dengan serat katun. Sebab, kain linen terbuat dari serat tumbuhan rami yang alami.

Alhasil, serat kain linen terlihat kaku dan tekstur yang jauh lebih halus daripada kain katun. Jadi, tidak mengherankan apabila pakaian yang terbuat dari bahan linen dibandrol dengan harga mahal.

Namun, kualitas kain linen dijamin tidak mengecewakan secara penggunaan dan tampilannya. Keunikan kain linen adalah semakin lama digunakan dan dirawat maka akan semakin nyaman saat digunakan.

6. Sifon

Jenis kain untuk dress anak adalah kain sifon. Kain sifon sendiri terbuat dari bahan sintetis yakni perpaduan dari serat sutra, nilon, rayon, katun, dan polyester. Adapun tekstur kain sifon terasa lebih ringan, transparan, dan tipis.

Umumnya bahan sifon sangat diandalkan untuk pembuatan pelapis dress anak, wanita dewasa, hingga pakaian formal. Saat menggunakan bahan kain sifon akan dipadukan dengan dalaman kain karena sifon sulit menyerap keringat. 

Semua bahan pakaian anak diatas sangat banyak digunakan dipasaran. Sebaiknya memilih bahan pakaian yang nyaman saat digunakan.

Share: